Pendakian Gunung Slamet Dari Haurgeulis

Gunung Slamet adalah gunung berapi aktif yang berada di pulau Jawa, Indonesia. Tepatnya diprovinsi Jawa Tengah, gunung ini merupakan tapak batas antara lima kabupaten yaitu: Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Purbalingga. (Wikipedia)

Legenda Gunung Slamet

Gunung Slamet memiliki cerita legenda yang turun-temurun Nama Slamet diambil dari bahasa Jawa yang artinya selamat. Nama ini diberikan karena dipercaya gunung ini tidak pernah meletus besar dan memberi rasa aman bagi warga sekitar. Menurut kepercayaan warga sekitar, bila Gunung Slamet meletus besar, maka Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua bagian. (Wikipedia)

 

Perjalanan Menuju Basecamp Bambangan

stasiun haurgeulis

 

Dari hasil rekomendasi teman maka kami memilih jalur pendakian Bambangan, jalur ini merupakan jalur yang paling ramai diantara jalur-jalur lainnya, karena sebagian rumah kami dekat dengan stasiun, maka kami memilih untuk menggunakan jasa transportasi kereta api
Kami beranggotakan 5 orang dan Perjalanan dimulai dari stasiun Haurgeulis dengan menggunakan kereta ekonomi Kutojaya tujuan Purwokerto pada tanggal 14 Oktober 2016 dengan tarif Rp. 95000/orang, kereta tiba pada pukul 07:25 Wib dan sampai di Purwokerto sekitar pukul 10:50 Wib

sesampainya di stasiun Purwokerto kami bergegas melanjutkan perjalanan dengan angkutan umum dengan tujuan terminal bus Purwokerto dengan waktu sekitar 45 menit dan tarif angkot Rp. 7000/ orang, sampai diterminal ini kami langsung diserang oleh segerombolan para calo dan kami berusaha tidak menghiraukannya berjalan menuju jalan raya untuk melanjutkan perjalanan mengunakan bus yang bertujuan pertigaan Bobotsari dengan waktu tempuh sekitar 1 jam dengan tarif bus Rp.25.000, dari Bobotsari kami masih transit dan melanjutkan perjalanan perjalanan menggunakan angkutan umum untuk sampai ke basecamp Bambangan dengan perjalanan waktu sekitar satu setengah jam dengan tarif Rp.25000/orang, sebelum sesampainya di basecam Bambangan kami berhenti disekitaran kebun warga setempat untuk membeli sayuran dan menunggu salah seorang tim kami yang jackpot karena masuk angin. setelah selesai mendapatkan sayuran untuk bekal pendakian kami melanjutkan perjanan dan sampai di basecam Bambangan pada pukul 15:30 Wib

Basecamp

Basecamp

Basecamp di jalur Bambangan ini berukuran cukup besar dan bisa menampung puluhan pendaki, seperti aula dengan fasilitas lengkap:
  • Tempat istirahat
  • Masjid
  • Warung makan dengan beberapa pilihan menu dengan harga yang terjangkau
  • Tempat parkir motor/mobil
  • Penjual souvenir
  • Penitipan barang
  • Tempat charge HP
  • Kamar mandi

Mulai Pendakian Gunung Slamet

Mulai Pendakian Gunung Slamet

sebelum pendakian dimulai kami beristirahat sembari melakukan repacking barang bawaan dan kemudian melengkapi syarat registrasi dengan tarif simaksi sebesar Rp.5000/orang, setelah selesai proses registrasi kami langsung mulai pendakian pada pukul 16:30 dengan target ngecamp di Pos 1 (pondok gemirung) karena menghindari berjalan malam dengan waktu tempuh 1 jam 30 menit, tiba di Pos 1 sekitar pukul 18:30 wib kami langsung mulai mendirikan tenda untuk bermalam dan mempersiapkan makan malam

hari kedua kami melanjutkan perjalanan dari Pos 1 dengan tujuan ngecamp di pos 7 (samyang jampang) sebagai tempat ngecamp kedua kami, perjalanan dari Pos 1 menuju Pos 2 (walang) memakan waktu 2 jam berada di ketinggian 2.220 Mdpl, berupa tanah datar yang cukup luas untuk beristirahat dari lelahnya tanjakan selepas di pos 1

Selepas di Pos 2, perjalanan ke Pos 3 (cemara) sedikit ringan namun tetap menanjak ditengah lebatnya hutan dan semak-semak belukar, di pos ini kami beristirahat untuk ngopi sejenak biar tidak sumeng, setelah kesumengan sedikit hilang kami melanjutkan perjalanan ke Pos 4 (samarantu)

ditengah perjalanan menuju Pos 4 kami diguyur hujan dan bertemu seorang bapak-bapak ranger gunung yang menyalip kami dan melarang kami untuk mendirikan tenda di Pos 4 yang terkenal aroma mistisnya, dari arti nama Samarantu adalah Hantu yang samar, Pos Samarantu ini ditandai dengan dua pohon besar yang sejajar menyerupai pintu. Pintu itu dipercaya sebagai pintu masuk juga bagi kerajaan makhluk astral. Tak jarang makhluk ini menunjukan wujudnya yang samar samar.

Jarak antara Pos 4 dan Pos 5 (pondok mata air) tidak terlalu jauh jalur tetap menanjak dan vegetasi mulai terbuka, sampai disini kami masih diguyur hujan sehingga semakin berasa lelah dan lapar, di pos ini terdapat sebuah shelter yang dapat kami gunakan untuk berteduh dan memasak didalamnya

setelah hujan reda kami melanjukan perjalanan ke pos 6 (samyang rangkah) yang tidak begitu jauh namun vegetasi sudah mulai berkurang, pos ini berupa dataran sempit yang ada di jalur pendakian. dari pos 6 ke pos 7 (samyang jampang) merupakan tujuan kami untuk ngecamp sebelum melakukan summit kepuncak gunung slamet, setelah mendirikan tenda untuk bermalam di pos 7 ini

Summit Attack

summit attack

hari ketiga pukul 04:30 kamu mulai melakukan summit ke puncak gunung slamet dari pos 7 untuk menuju Pelawangan jalur akan terus menanjak dan terbuka karena sudah keluar dari hutan hingga batas vegetasi, selepas batas vegetasi lintasan menuju puncak gunung slamet semakin menarik dan menantang, jalur yang kami lalui cukup terjal yang terdiri dari bebatuan dan kerikil yang labil, selain itu batu yang dipijak juga rawan jatuh dan longsor

setelah melewati jalur bebatuan dan kerikil yang rawan longsor dan dengan izin dari Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang akhirnya kami sampai di atap jawa tengah yang sering disebut dengan puncak Surono dan Segoro Wedi yang tampak lubang kawah besar yang menyembulkan gas belerang.

kawah segara wedi

Tips Pendakian Gunung Slamet

– Tidak ada sumber mata air disepanjang jalur pendakian, jadi pertimbangkan logistik terutama air
– Matikan alat elektronik dengan sinyal ketika cuaca buruk
– Gunakan Teknik membuat Api Unggun yang Aman Saat Musim Kemarau
– Waspadai batu yang bisa jatuh saat melakukan summit di trek berpasir
-bawalah masker ketika mendekati kawah untuk meminimalisir bau belerang
– sebaiknya tidak turun ke area kawah aktif

Itinerary Pendakian Gunung Slamet

Basecamp – pos 1 : 1 jam 30 menit
Pos 1 – Pos 2 : 2 jam
Pos 2 – pos 3 : 1 jam
Pos 3 – Pos 4 : 45 jam
Pos 4 – Pos 5 : 1 jam
Pos 5 – Pos 6 : 30 menit
Pos 6 – Pos 7 : 30 menit
Pos 7 – Pelawangan : 45 menit

Ucapan Terima Kasih

  • Allah S.W.T yang telah memberikan keselamatan
  • Emak Bapak yang sudah mengizinkan pendakian
  • Warga sekitar Bambangan yang sangat bersahabat kepada pendatang
  • Alam semesta beserta isinya

Kontak

Basecamp/Emergency:
  • 0813 9132 9999
  • 0857 2623 5567
  • 0857 2600 0335
  • 0857 4777 7192

Leave a Reply