4 Hal yang Harus Dihindari Saat Melakukan Penilaian Kinerja Karyawan

Penilaian kinerja karyawan adalah hal wajib yang harus dilakukan perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Penilaian tersebut berguna untuk mengetahui bagaimana perkembangan kinerja karyawan di perusahaan, sehingga perusahaan dapat menetapkan keputusan lebih lanjut. Sebagai contoh, jika salah satu karyawan mendapatkan skor penilaian yang negatif, maka perusahaan dapat memberikan masukan untuk perbaikan. Begitu pula, ketika salah satu karyawan meraih prestasi kerja, maka perusahaan dapat memberikan apresiasi atau bonus.

Di balik pentingnya penilaian kinerja karyawan yang dilakukan perusahaan, ternyata masih ada beberapa kesalahan yang kerap dilakukan. Hal tersebut akhirnya membuat penilaian menjadi tidak berjalan efektif. Berikut beberapa hal yang perlu dihindari saat melakukan penilaian kinerja karyawan.

 

Penilaian kinerja karyawan bukan bertujuan untuk mencari-cari kesalahan karyawan atau memandang sisi buruk kinerja karyawan. Penilaian ini bukan hanya  berfokus pada hal negatif saja, melainkan harus dilakukan secara menyeluruh baik dari segi negatif maupun positif. Jika perusahaan hanya mengacu pada sisi negatif, hal tersebut dapat menurunkan semangat kerja karyawan. Oleh sebab itu, angkat sisi positif karyawan dan berikan apresiasi sehingga mampu meningkatkan semangat kerja.

 

  • Menyampaikan Kritikan Tanpa Solusi

Kebiasaan menyampaikan kritikan tanpa memberikan solusi yang bijak adalah hal yang perlu dihindari. Pemberian kritikan tanpa disertai solusi hanya akan membuat perusahaan sulit berkembang, karena karyawan tidak mendapatkan solusi perbaikan dari perusahaan. Jika perusahaan menemukan kekurangan terhadap kinerja karyawan, maka perusahaan wajib memberikan solusi untuk melakukan perbaikan. Solusi yang diberikan juga harus dipertimbangkan berdasarkan kemampuan karyawan yang bersangkutan.

 

  • Menolak Respon Karyawan

Kesalahan ketiga yang harus dihindari adalah menolak respon karyawan terhadap hasil penilaian kinerja karyawan yang disampaikan perusahaan. Setelah perusahaan menyampaikan hasil penilaian, berikan kesempatan kepada seluruh karyawan untuk memberikan respon atau tanggapan. Jangan melakukan penilaian secara sepihak dan tidak memberikan karyawan kesempatan untuk memberikan tanggapan balik atau feedback. Izinkan karyawan menyampaikan keluh kesahnya selama bekerja.

 

  • Tidak Memberikan Apresiasi

Kesalahan terakhir yang perlu dihindari adalah melakukan penilaian kinerja karyawan tanpa memberikan apresiasi. Apresiasi sangat penting untuk mendorong semangat kerja karyawan sehingga meningkatkan produktivitas. Tanpa adanya apresiasi, karyawan akan merasa kerja keras yang telah dilakukan untuk perusahaan seperti tidak dihargai. Oleh sebab itu, perusahaan wajib memberikan apresiasi pada karyawan berprestasi, misalnya memberikan bonus atau kenaikan jabatan.

Penilaian kinerja karyawan dibuat untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam perusahaan, bukan untuk menjatuhkan karyawannya sendiri. Oleh sebab itu, lakukan penilaian kinerja pegawai di perusahaan Anda dengan bijak sesuai standar penilaian yang berlaku. Anda bisa menggunakan aplikasi penilaian kinerja pegawai untuk mempermudah proses penilaian.

Salah satu aplikasi penilaian kinerja karyawan adalah LinovHR, dengan Software penialaian kinerja dari LinovHR, Dengan LinovHR akan membantu anda atau tim penilai kinerja karyawan  dalam melakukan proses performance appraisal secara otomatis,dengan fitur-fitur Review template, rating scale dan review form akan membuat penilaian yang dilakukan menjadi lebih efektif dan efisien, Segera ujicoba LinovHR lewat sini —>  https://www.linovhr.com/

Leave a Comment