9 Fakta Unik Pengalaman yang Hanya Dilakukan Oleh Para Santri

Santri merupakan sebutan untuk seseorang yang menekuni pendidikan Ilmu Agama Islam di suatu tempat yang dinamakan Pesantren, Dalam melakoni kehidupan di Pondok Pesantren seseorang akan dikenalkan dengan aktivitas yang memberikan kesan tersendiri bagi mereka. Bagi mereka yang nyantri, ada segudang pengalaman unik yang mereka rasakan saat menjadi santri. Berikut 9 pengalaman unik yang dirasakan santri.

Santri menjadi keren dengan style mereka

“Santri menjadi keren dan anggun dengan style mereka sendiri”. Pernah nggak sih lagi jalan ditengah-tengah keramaian terus lihat cowok pake kemeja, sarung dan pecinya. Dan justru hal tersebut memberikan kesan positif tersendiri bagi kita. Nampak begitu keren, gagah dan religius. Rasanya adem banget liat cowok dandan kayak gitu. Begitu pula dengan perempuan, mereka akan terkesan anggun ketika menggunakan kerudung panjang dibawah dada dengan balutan baju gamis yang menyelimuti tubuhnya.

 

Mecari celah untuk berkenalan dengan lawan jenis

Hal umum yang sudah diketahui sebagian besar orang, bahwa selalu ada jarak yang memisahkan antara santri putra dan santri putri. Bahkan terkadang mereka tidak pernah dipertemukan dalam suatu kegiatan meskipun satu angkatan. Akan tetapi, meskipun begitu bukan halangan mereka untuk saling mengenal. Selalu mencari-cari celah untuk mereka berkenalan, dan hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para santri.

 

Makan bareng-bareng

Kehidupan santri dalam pondok pesantren dilakukan secara bersama-sama, begitu pula dengan makan. Masih ada beberapa pondok pesantren yang menerapkan kebiasaan makan bareng seperti ini untuk para santrinya, makan dengan menggunakan baki untuk beberapa orang. Bahkan, dibentuk pula “piket baki” untuk mencuci peralatan makan yang digunakan. Dengan kebiasaan makan seperti ini membuat santri makin akrab satu sama lain.

 

Nyender dikit, tidur

Aktivitas para santri yang cukup padat, membuat santri mudah lelah dan mengantuk. Tak jarang pula yang menerapkan sistem “sekali nyender, tidur”. Nah, itulah hebatnya pondok pesantren. Menganjarkan kesederhanaan pada para santrinya. Bukan hanya di ranjang dengan kasur yang empuk saja, di lantai dengan alas karpet pun mereka masih dapat tidur pulas.

 

Kegiatan Setoran Hafalan Santri Tahfidz

Membaca Al Qur’an dan menghafal merupakan salah satu rutinitas wajib yang harus dilakukan oleh para santri setiap harinya. Biasanya ada target hafalan yang harus mereka setorkan, kalau masih belum hafal bakal kena hukuman. Dari sisi hafalan mereka nomor satu. Kalau menghafal ayat Al Qur’an sudah terbiasa, materi umum lainnya pasti mudah diingat.

 

Budayakan Tradisi antri

Selain kesederhanaan, pondok pesantren juga mengajarkan kedisiplinan dan kesabaran pada para santrinya. Salah satunya dengan kebiasaan antre mandi ini. Harus bangun pagi untuk bisa mandi pertama kali, kalau tidak ya mandi di siang hari saat sudah sepi.

 

Berbagi barang pribadi

Hidup di lingkungan yang banyak orang itu mengasikan, saling berbagi dan mencicipi barang-barang pribadi milik teman-teman merupakan hal yang wajar dilakukanan. Pinjam tas, sepatu, kaos kaki, baju, ataupun barang-barang lainnya sudah menjadi hal yang lumrah. Tapi ingat, yang namanya pinjam itu harus dikembalikan, beda lagi kalau bilangnya minta (bukan pinjam).

 

Melantunkan syair dengan beragam lagu

Ini menjadi ciri khas pesantren salaf. Syair biasanya di dendangkan menjelang adzan berupa syair berbahasa arab. Beraneka tembang syair yang di lagukan pakai lagu pop, dangdud dal lain-lain. Hal semacam ini menjadi kreatifitas dari santri tersebut .

 

Kesetiakawanan yang tinggi

Hidup di lingkungan banyak orang dan dihadapkan dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan mengakrabkan. Dari yang awalnya tidak kenal menjadi kawan, terbiasa hidup bersama dan saling membantu satu sama lain membuat hubungan santri satu dengan yang lainnya makin akrab dan tidak bercelah.

Leave a Reply