10+ Jenis Ikan Cupang Yang Mahal dan Cara Merawatnya Agar Cepat Besar

Ikan Cupang Giant

Ikan cupang merupakan jenis ikan hias berukuran kecil yang mempunyai warna dan bentuk yang beraneka ragam dan penuh pesona. Ikan yang habitat aslinya berada di rawa ini memiliki peluang bisnis yang bagus, selain itu juga ikan cupang sangat mudah untuk berkembang biak.
ikan cupang

Banyak dari lapisan masyarakat Indonesia yang menyukai ikan cupang ini, mulai dari anak kecil sampai orang dewasa pun banyak yang hobi memelihara ikan cupang, tidak heran jika jenis ikan cupang tertentu dihargai hingga jutaan rupiah.

Secara genetis, ikan cupang masih tergolong ke dalam genus Betta (makanya disebut juga ikan betta) dan termasuk dalam spesies gurami (osphronemidae).

Akan tetapi, dari sekian banyak spesies ikan cupang atau ikan betta ini, salah satu spesies yang paling umum diketahui oleh masyarakat luas adalah Betta splendens.

Ikan cupang dalam bahasa Inggris disebut Betta fish, atau Siamese fighting fish, karena sifat dari ikan ini yang sangat teritorial dan suka bertarung (fighting).

Ikan cupang akan sangat agresif apabila ada yang mengganggu area teritorialnya. Itulah mengapa dua ekor ikan cupang jantan tidak bisa ditempatkan dalam satu tempat.

Di Indonesia sendiri, penggemar ikan cupang sangat banyak dan merata, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Secara umum, bahwa jenis ikan cupang dapat dibagi ke dalam tiga kategori, Yaitu:

  • Cupang hias
  • Cupang alam (liar)
  • Cupang adu

Dari ketiga jenis umum tersebut, ada beberapa jenis ikan cupang lagi. Misalnya, jenis cupang hias terdapat tujuh jenis dan Jenis ikan cupang liar terdapat lima jenis turunan, dan seterusnya. Mari kita bahas satu-persatu.

 

Ikan Cupang hias

ikan cupang hiasCupang hias pada awalnya adalah jenis ikan cupang yang merupakan hasil dari beberapa kawin silang antara ikan cupang liar, yang kemudian menghasilkan warna-warna dan bentuk fisiologis baru yang berbeda.

Hal ini yang merupakan penyebab mengapa warna ikan cupang sangat variatif dan indah.

Cupang hias merupakan jenis ikan cupang yang mudah ditemui di penjual-penjual ikan hias, ini disebabkan karena banyaknya breeder (pembudidaya) ikan cupang berkualitas di Indonesia.

Bahkan tidak sedikit pula dari para breeder tersebut yang mendapat pesanan dari mancanegara.



1. Cupang Halfmoon

cupang halfmoonSeperti pada namanya, Halfmoon, yang berarti setengah bulan, ikan cupang ini ketika mengembangkan seluruh siripnya akan membentuk sebuah pola setengah lingkaran seperti bulan sempurna.

Sirip ekor yang menyatu dengan sirip atas dan bawah merupakan salah satu ciri cupang halfmoon yang bagus.



2. Cupang Crowntail

Cupang CrowntailDi Indonesia ikan ini lebih terkenal dengan sebutan ikan cupang serit, karena bentuk ekornya yang bercabang-cabang bagaikan serit. Jenis ikan cupang crowntail ini pertama kali dipopulerkan oleh breeder andal asal Jakarta Timur, Bapak Ahmad Yusuf, sekitar tahun 2000-an.



3. Cupang Plakat

Cupang PlakatBerbeda dengan jenis ikan cupang lain dengan siripnya menjuntai, ikan cupang plakat justru memiliki kontur sirip yang tegas dan ekor yang pendek. Ikan cupang plakat berasal dari negara Thailand, yang memiliki banyak breeder andal juga.

Di Indonesia, ikan ini pertama kali diperkenalkan oleh Bapak Henry Gunawan, Bapak Hermanus dan Bapak Joty Atma Jaya pada tahun 2000-2001. Dan pada saat itu juga ikan cupang kembali banyak diminati oleh masyarakat.



4. Cupang HMPK

 Cupang HMPKJenis cupang HMPK atau Halfmoon Plakat merupakan turunan dari jenis ikan cupang plakat. Pastinya sudah tau dong, kalau ikan ini merupakan hasil perkawinan antara plakat dengan halfmoon.

Hasilnya? Ikan cupang plakat dengan kontur garis sirip yang tegas dan pendek, namun tetap membundar pada bagian ekornya.



5. Cupang Double tail

Cupang Double tailPada awalnya jenis ikan cupang double tail atau ekor cagak merupakan bentuk cacat fisik dari ikan cupang halfmoon, sehingga ekor terbelah menjadi dua bagian di bagian caudal-nya (bagian tengah ekor).

Namun, justru dari situ lah akhirnya lahir varietas baru dalam dunia percupangan di Indonesia.

6. Cupang Giant

Ikan Cupang GiantSeperti pada namanya, ukuran ikan ini lebih besar dibandingkan ikan cupang pada umumnya. Jenis ikan cupang ini dapat mencapai ukuran 12 cm sampai 15 cm. Karena bentuk tubuhnya yang besar, jenis ikan cupang ini memiliki gerakan yang tidak selincah ikan cupang lainnya.

7. Cupang Big Ear

Cupang Big EarJenis ikan cupang Big ear atau ikan cupang dumbo merupakan salah satu varietas ikan cupang yang baru dikembangkan. Pada awalnya ikan cupang jenis ini berasal dari Negeri Gajah Putih, Thailand, namun saat ini sudah banyak ditemui di Indonesia.

Jenis ikan cupang big ear memiliki sirip telinga yang sangat lebar seperti sayap. Jenis cupang ini yang sering dijumpai adalah halfmoon big ear dan plakat big ear.

 

Ikan Cupang Liar

Ikan Cupang LiarPada zaman dahulu. konon, ikan cupang mudah ditemui oleh masyarakat di wilayah-wilayah perairan air tawar di Indonesia, seperti bantaran sungai dan rawa-rawa di pulau Kalimantan dan Jawa.

Jenis ikan cupang pun masih belum beragam seperti cupang hias dan cupang aduan. Ikan cupang liar berbeda dengan ikan cupang hias yang notabene adalah hasil dari berbagai perkawinan silang.

Ikan cupang liar atau ikan cupang alam memiliki warna yang tidak terlalu mencolok, dan tidak terlalu variatif, namun keindahannya juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

Beberapa jenis ikan cupang liar masih dapat ditemukan di pedalaman Kalimantan, namun beberapa spesies cupang alam statusnya dilindungi, seperti misalnya Betta macrostoma atau Brunei beauty, yang saat ini statusnya dilindungi oleh Sultan Brunei.

 

  1. Betta albimarginata

Betta albimarginataIkan cupang jenis ini berasal dari wilayah Kalimantan Timur. Sesuai dengan namanya, albimarginata, albi atau albino yang berarti putih, margin yang artinya tepi, ikan ini memang memiliki corak garis putih di tepian sirip bawah dan bagian ujung ekornya.

Ikan cupang ini merupakan mouthbrooder, yaitu berkembang biak dengan cara mengerami telurnya di dalam mulut.

 

  1. Betta macrostoma

Betta macrostomaIkan yang disebut juga dengan Brunei Beauty ini berasal dari negara Brunei Darussalam dan Kalimantan Timur serta Serawak Malaysia. Di Brunei Darussalam sendiri, jenis ikan ini merupakan ikan yang ilegal untuk dipelihara maupun ditangkap.

Jika ada yang membawa keluar ikan ini dari Brunei, Maka yang bersangkutan akan mendapatkan hukuman berat.

Namun di Indonesia sendiri, banyak sekali yang menjual ikan cupang jenis ini meski harganya selangit. Mau tau harganya? Sekitar Dua juta dua ratus ribu rupiah sodara-sodara.

Sebuah angka yang fantastis untuk seekor ikan cupang.

 

  1. Betta bellica

Betta bellicaDi negara Malaysia, ikan jenis ini disebut ikan betah. Jika dibandingkan dengan Betta splendens atau di Malaysia disebut ikan laga (atau laga-laga), ikan ini memiliki sirip ekor dan sirip atas maupun bawah yang lebih pendek.

Jenis ikan ini berasal dari Malaysia, dan pada saat di alam liar, jenis ikan ini dapat melompat untuk menangkap mangsanya.

 

  1. Betta unimaculata

    Betta unimaculataIkan cupang jenis Betta unimaculata merupakan jenis ikan cupang yang berasal dari Asia Tenggara, salah satunya adalah Indonesia. Di Indonesia sendiri, jenis ikan cupang ini dapat ditemui di pinggiran rawa maupun sungai di daerah Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

    Hal kerennya adalah, Jenis ikan cupang ini berwarna biru metalik keemasan, sehingga dikenal dengan sebutan Golden Betta.

 

  1. Betta channoides

    Betta channoidesJenis ikan cupang yang satu ini masih merupakan saudara dari Betta albimarginata, dan masih memiliki corak putih di bagian sirip bawah, atas, dan ekor.

    Hanya saja, corak putihnya tidak sepanjang milik dari betta albimarginata.

    Ikan jenis ini merupakan salah satu yang paling banyak diminati karena selain warnanya yang eksentrik dan menarik juga keberadaannya yang masih mudah ditemui. Jenis ikan ini berasal dari Sungai Mahakam, Kalimantan.

 

Ikan Cupang Aduan

Cupang AduanJenis ikan cupang yang terakhir adalah cupang aduan. Karena pada dasarnya ikan cupang jantan itu memiliki sifat agresif, dia akan “marah” apabila ada pejantan lain yang mengusik daerah kekuasaannya.

Seperti halnya pada ayam, hal tersebut juga membuat ikan ini mudah diadu.

Sebenarnya, semua jenis pejantan cupang akan bertarung memperebutkan wilayah kekuasaanya. Namun, para pecinta cupang adu memiliki kriteria khusus yang membedakan ikan cupang hias dengan ikan cupang adu.

Perbedaan umumnya terdapat pada warna: jenis ikan cupang adu umumnya berwarna gelap dan terkesan biasa saja, tidak seperti ikan cupang hias yang begitu memperhatikan segi estetikanya.

Karena maksud tersebutlah, ikan cupang aduan tidak membutuhkan ekor yang bagus, tulang yang rapi, maupun warna yang mempesona. Penilaian jenis ikan cupang adu lebih spesifik kepada mentalitas dan kekuatan fisik dari ikan tersebut. Jenis ikan cupang aduan biasanya berasal dari Betta mahachai, Betta splendens, dan silangan-silangannya yang lain.

Di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara, kontes ikan cupang aduan masih sering kali digelar. Sedang di negara Amerika dan beberapa negara lain telah melarang kontes yang bersifat mengadu hewan, termasuk ikan cupang.

Saya pribadi sebagai salah satu pecinta ikan cupang juga tidak setuju dengan adanya kontes adu fisik. Namun jika kontes adu kecantikan ikan, saya malah beberapa kali ikut mendaftarkan cupang-cupang saya, meski pada akhirnya kalah, hehe.

 

Makanan Ikan Cupang Yang Gizi Tinggi

Makanan Ikan Cupang Yang Gizi TinggiNah kali ini kita akan membahas berbagai macam makanan ikan cupang yang penuh gizi. Memberikan makanan yang baik tentu akan mempercepat proses pertumbuhannya serta akan membuat badannya selalu sehat dan bugar.

Makanan untuk ikan cupang ini sangat banyak jenisnya, karena cupang merupakan hewan yang tidak rewel dalam urusan adaptasi. Makanannya juga cukup mudah didapatkan dengan harga yang murah. Berikut adalah beberapa jenis pakan yang bagus untuk ikan cupang.

1. Jentik Nyamuk

Jentik NyamukJentik nyamuk merupakan makanan yang paling disukai oleh ikan cupang, selain cara mendapatnya yang mudah pada musim hujan, jentik nyamuk ini juga memiliki kandungan protein yang bagus untuk pertumbuhan ikan cupang, terutama pada anakan ikan cupang.
Alangkah lebih baiknya berikanlah pakan jentik nyamuk yang masih berupa larva dengan ciri ciri berdiri terbalik pada permukaan air. Kurangi pakan jantik yang hampir menjadi nyamuk, karena hal itu dapat membuat perut ikan cupang membuncit hingga mati.

 

2. Artemia

ArtemiaJenis pakan yang satu ini merupakan salah satu jenis dari udang-udangan, Artemia dapat menjadi alternatif untuk dijadikan bahan makanan alternatif jika kamu kesusahan mencari bahan makanan yang lain. Kamu bisa membelinya ke penjual dengan harga RP. 12.000, karena artemia berasal dari laut alangkah baiknya bersihkan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi oleh ikan cupang agar kandungan garamnya berkurang.

 

3. Cacing Sutra (Res Water Worms)

Cacing SutraCacing sutra atau (Res Water Worms) merupakan jenis cacing yang sangat lembut sehingga dapat dengan mudah ditelan oleh ikan cupang, Cacing sutra sendiri sangatlah mudah untuk dicari, biasanya cacing ini terdapat pada selokan sekitar rumah kamu.
Jika tidak mau mencari sendiri karena jijik dan masalah lainya, kamu juga bisa membeli di pasar hewan terdekat yang ada di kota kamu, dengan merogoh kocek Rp. 2000 kamu sudah dapat sebotol kecil yang berisi cacing sutra dengan mudah.


4. Kutu Air (Water Flea)

Kutu AirJenis pakan yang satu ini merupakan makanan favorit bagi ikan cupang, selain itu kutu air biasanya bergerak di air sehingga dapat memancing ikan cupang untuk memakan nya. Kutu air terbukti dapat memperkuat tulang dan juga dapat mempercantik warna kulit ikan cupang. Tapi sayangnya kutu air memiliki kandungan lemak yang sedikit yang mengakibatkan pertumbuhan ikan yang lama.

 

5. Cacing Darah (Bloodworm)

Cacing DarahSebenarnya jenis pakan yang satu ini bukanlah jenis dari cacing memang dari namanya disebut cacing tapi sebenarnya adalah larva dari nyamuk  Chironomus sp. Dari Segi kandunganya cacing darah tidak memiliki protein terlalu banyak sehingga sangat tidak disarankan untuk pakan sehari-hari, cacing darah ini bisa juga di buat selingan kalau si cupang sudah bosan dengan pakan yang sudah kamu berikan sebelumnya.

 

6. Lalat

LalatMeskipun lalat merupakan hewan yang menjijikan tapi kandungan yang ada pada tubuhnya juga bermanfaat bagi ikan cupang. Lalat kaya akan protein serta gizi yang sangat baik bagi pertumbuhan ikan cupang, Caranya kamu berikan pakan ini sehari 2-3 lalat dengan catatan buang bagian kepalanya.

 

7. Microworms

MicrowormsJenis pakan yang satu ini paling banyak dicari oleh para penghobi ikan cupang, disebut micro karena ukuran nya sangatlah kecil sehingga dapat mudah dicerna bagi anak an ikan cupang. Namun sekarang Microworm sudah banyak dibudidayakan, jika kamu ingin membudidayakan microworm kamu tinggal beli bibit microworms ke penjual kemudian masukan bibit tersebut di dalam sebuah wadah/toples, untuk makanan nya kamu tinggal taruh roti tawar yang sudah dilembutkan ke dalam toples.

 

8. Kuning telur

 Kuning telurSelain menjadi bahan makanan manusia, kuning telur juga bisa dijadikan bahan makanan ikan cupang, ingat berikan kepada ikan cupang sedikit demi sedikit agar air di dalam botol tidak mudah keruh dan dapat mengganggu kesehatan ikan cupang.

 

9. Vinegar Eels

Vinegar EelsVinegar Eels merupakan jenis pakan yang masih berkeluarga dekat dengan hewan belut . tapi yang menjadi pembeda adalah ukuran tubuh dari Vinegar Eels, hewan ini memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil sehingga sangat sulit untuk dilihat dengan mata telanjang.

 

10. Anakan Ikan Guppy

Anakan Ikan GuppyJenis pakan yang satu ini sangat cocok untuk mempercepat pertumbuhan ikan cupang, terutama pada ikan cupang giant, banyak orang menyebut bahwa anakan ikan guppy ini sangat membantu  untuk pertumbuhan ikan cupang karena kandungan protein di dalam anakan ikan guppy ini. Harga anakan ikan guppy ini lumayan mahal di pasaran, jika ingin kamu ingin membudidayakannya cukup lumayan hasilnya, karena indukan guppy dapat menghasilkan benih mencapai 20 ekor/minggu.

 

Leave a Reply