Syarat dan Rukun Nikah Dalam Islam Yang Wajib Kamu Ketahui

Rukun nikah – Nikah atau Pernikahan artinya adalah menyatu. Menurut istilah lain dapat juga di artikan Ijab Qobul ( akad nikah) yang mewajibkan perhubungan antara sepasang manusia yang diucapkan oleh kata-kata yang ditujukan untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan, sesusai peraturan yang diwajibkan dalam ajaran Islam. Kata zawaj digunakan dalam al-Quran artinya adalah pasangan yang dalam penggunaannya dapat pula diartikan sebagai pernikahan, Allah menjadikan manusia itu saling berpasangan, menghalalkan pernikahan dan mengharamkan zina.

Syarat Nikah

debroo.net


Rukun, adalah sesuatu yang mesti ada yang menentukan sah atau tidaknya suatu pekerjaan (ibadah), dan sesuatu itu bermaksud dalam rangkaian pekerjaan itu, seperti membasuh muka untuk wudhu’ dan takbiratul ihram untuk sholat. Atau adanya calon pengantin laki-laki/perempuan dalam perkawinan.

Syarat, yaitu sesuatu yang mesti ada yang menentukan sah dan tidaknya suatu pekerjaan (ibadah), namun sesuatu itu tidak termasuk dalam rangkaian pekerjaan itu sendiri, seperti menutup aurat untuk sholat” atau menurut islam calon pengantin pria/wanita itu harus seiman.


Rukun-Rukun Nikah

rukun nikah

www.imgrum.pw

  • Calon Pengantin Pria (Calon Suami)
  • Calon Pengantin Wanita (Calon Isteri)
  • Wali pengantin perempuan
  • Dua orang saksi laki-laki
  • Ijab dan kabul (akad nikah)

 

Syarat Syah Calon Suami

syarat calon suami

slideshare.net

Syarat-syarat pernikahan merupakan dasar bagi sahnya pernikahan. Apabila semua syarat-syaratnya terpenuhi, maka pernikahan itu sah dan menimbulkan adanya segala hak dan kewajiban sebagai suami istri.

Sedangkan yang di maksud dengan syarat perkawinan ialah syarat yang berkaitan dengan rukun-rukun perkawinan, yaitu syarat-syarat bagi calon mempelai, wali, saksi, dan ijab qabul.

Dalam menjelaskan masalah syarat nikah ini, terdapat juga perbedaan dalam penyusunan syarat akan tetapi tetap pada inti yang sama.

Syari’at islam menentukan beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh kedua calon mempelai yang sesuai dan berdasarkan ijtihad para ulama.

  • Beragama Islam
  • Lelaki yang jelas (bukan banci)
  • Bukan lelaki muhrim dengan calon isteri
  • Mengetahui wali yang benar bagi akad nikah tersebut
  • Tidak dalam ihram haji atau umrah
  • Atas kemauan sendiri (bukan paksaan)
  • Tidak mempunyai empat orang isteri yang sah dalam satu masa
  • Mengetahui bahwa wanita yang hendak dinikahi adalah sah dijadikan isteri

 

Syarat Syah Calon Isteri

syarat calon isteri

slideplayer.info

  • Beragama Islam
  • Bukan perempuan banci
  • Bukan perempuan mahram dengan calon suami
  • Bukan seorang khunsa
  • Tidak dalam ihram haji atau umrah
  • Tidak dalam masa idah
  • Bukan isteri orang (tidak bersuami)

 


Syarat Wajib Menjadi Wali Nikah

syarat wali nikah

artikelkuapa.blogspot.com



Berdasarkan sabda Nabi S.A.W :

Yang artinya: “ tidak sah perkawinan tanpa wali” (rowahu homsah)
Dan: “ perempuan mana saja yang nikah tanpa seizin walinya maka perkawinannya itu batal (3x).

Apabila suami telah melakukan hubungan seksual maka si perempuan sudah berhak mendapatkan mas kawin lantaran apa yang telah ia buat halal pada kemaluan perempuan itu.

Apabila wali-wali itu enggan menikahkan maka sultanlah (pemerintah) yang menjadi wali bagi orang yang tidak ada walinya” (rowahul khomsah illa an-Nasa’i)

 

  • Islam, bukan kafir dan murtad
  • Lelaki dan bukannya perempuan
  • Baligh atau sudah cukup umur
  • Dengan kemauan sendiri (bukan paksaan)
  • Bukan dalam ihram haji atau umrah
  • Tidak fasik
  • Tidak cacat akal fikiran, gila, terlalu tua dan sebagainya
  • Merdeka
  • Tidak ditahan kuasanya daripada membelanjakan hartanya

Sebaiknya calon isteri perlulah memastikan syarat wajib wali nikah. Sekiranya syarat wali bercanggah seperti di atas maka tidak syahlah sebuah pernikahan itu. Sebagai seorang mukmin yang sejati, kita hendaklah menitik beratkan kepada hal-hal yang wajib seperti ini. Jika tidak di taati, maka kita akan hidup di lembah zina selamanya.

 

Syarat-Syarat Saksi Nikah

syarat saksi nikah

http://cunovo.info

  • Sekurang-kurangya dua orang
  • Islam
  • Laki-laki
  • Berakal
  • Baligh
  • Memahami kandungan lafadz ijab dan qabul
  • Tidak tuli, buta, dan bisu
  • Adil (Tidak melakukan dosa-dosa besar dan tidak terus-menerus melakukan dosa-dosa kecil)
  • Merdeka

 

Syarat-Syarat Ijab Qabul

Syarat ijab qobul

http://www.kabarmakkah.com

Perkawinan wajib dilakukan dengan ijab dan qabul dengan lisan. Inilah yang dinamakan akad nikah (perjanjian atau ikatan perkawinan).

Bagi orang bisu sah perkawinan nya dengan isyarat tangan atau kepala yang dapat dipahami.

Ijab dilakukan oleh pihak wali mempelai) perempuan atau walinya, sedangkan kabul dilakukan oleh mempelai laki-laki atau wakilnya.Mrnurut pendirian hanafi, boleh juga ijab oleh pihak mempelai laki-laki atau wakilnya  dan kabul oleh pihak perempuan (wali atau wakilnya) apabila perempuan itu telah baligh dan berakal, dan boleh sebaliknya.Ijab dan kabul dilakukan di dalam satu majlis, dan tidak boleh ada jarak yang lama antara ijab dan qabul yang merusak kesatuan akad dan kelangsungan akad, dan masing-masing ijab dan qabul dapat di dengar dengan baik oleh kedua belah pihak dan dua orang saksi.Imam Hanafi membolehkan ada jarak antara ijab dan qabul asal masih di dalam satu majelis dan tidak ada hal-hal yang menunjukkan salah satu pihak berplaing dari maksud akad itu.

Mengenai lafadz yang digunakan untuk akad nikah adalah lafadz nikah atau tazwij, yang terjemahannya adalah kawin dan nikah.

Sebab kalimat-kalimat itu terdapat di dalam Kitabullah dan Sunnah. Demikian menurut imam asy-Syafi’i dan Hambali. Sedangkan imam Hanafi membolehkan dengan kalimat lain yang tidak terdapat dalam Al-Qur’an, misalnya menggunakan kalimat hibah, pemilikan, sedekah dan lain sebagainya, dengan alasan, kata-kata ini merupakan majas yang biasa juga digunakan dalam bahasa sastra atau biasa yang artinya perkawinan.

 

Bacaan Ijab Qabul

Bacaan Ijab Qabul

http://tanyapenghulu.blogspot.com


اَنْكَحْتُكَ…..بِنْتِ…..بِمَهَرِاَلْفِرُوْبِيَّةٍحَالًا.  

Aku kawinkan engkau dengan…….binti……..dengan mas kawin Rp.5.000 tunai
Jawab atau kalimat kabul yang digunakan wajiblah sesuai dengan ijab.
Akad nikah tersebut wajib di hadiri oleh: dua orang saksi yang memenuhi syarat sebagai saksi, karena saksi merupakan salah satu syarat sah perkawinan. Adapun dasar dari perkawinan itu wajib  dengan akad nikah dan dengan lafadz atau kalimat tertentu adalah berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW:
Yang artinya:
Takutlah engkau sekalian kepada Allah dalam hal orang-orang perempuan, sesungguhnya engkau membuat halal kemaluan-kemaluan mereka dengan kalimat Allah. (HR. Muslim)


Bacaan Akad Nikah Ijab Untuk Wali

Bacaan Akad Nikah Ijab Untuk Wali

citramuslima.com


“Contoh bacaan Ijab:Wali/wakil Wali berkata kepada calon suami: “Aku nikahkan/kawinkan engkau dengan Dian Binti Supri dengan mas kahwinnya/bayaran perkawinannya sebanyak Rp. 5.000 tunai”.


Syarat ijab

Syarat ijab

fitrifatimahmediabki.wordpress.com

  • Pernikahan ini hendaklah tepat
  • Tidak boleh menggunakan perkataan kias atau sindiran
  • Diucapkan oleh wakil atau walinya
  • Tidak diikatkan dengan tempo waktu seperti mutaah “nikah kontrak e.g.perkahwinan (ikatan suami isteri) yang sah dalam tempo tertentu seperti yang dijanjikan dalam persetujuan nikah muataah)
  • Tidak secara taklik (tiada sebutan prasyarat sewaktu ijab dilafadzkan”

Syarat qabul

Syarat qobul

http://slideplayer.info

  • Ucapan haruslah sesuai dengan ucapan ijab
  • Tiada perkataan kias atau sindiran
  • Dilafadzkan oleh calon suami atau walinya (atas sebab-sebab tertentu)
  • Tidak diikatkan dengan tempo waktu seperti mutaah (seperti nikah kontrak)
  • Tidak secara taklik (tiada sebutan prasyarat sewaktu qabul dilafadzkan)
  • Menyebut nama calon isteri
  • Tidak diselangi dengan perkataan lain

 

Bacaan Akad Nikah

Bacaan Akad Nikah

http://tanyapenghulu.blogspot.com


“Saya terima nikahnya ….. binti …. (sebutkan nama pengantin perempuan) dengan mas kawin sebanyak Rp ……  tunai.”
ATAU
“Saya terima nikahnya ….. binti …. (sebutkan nama pengantin perempuan) sebagai isteriku.”


Demikianlah pembahasan mengenai rukun dan syarat nikah yang dapat admin sampai pada kesempatan kali ini, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat untuk sahabat semua…

Leave a Reply